Kau Adalah Kenangan Yang Terindah

Rasanya sangat sedih melihat kita berdua harus berpisah. Kerena begitu banyak kenangan manis yang telah kita perbuat.

Saya tau, akulah yang membuat keadaanya menjadi seperti ini, hingga membuat kecewa hati seseorang yang begitu menyayangi diriku .

Saya tidak mungkin mengembalikan waktu, tapi saya percaya waktu masih memberikan saya kesempatan untuk memperbaikinya kesalahan yang telah saya perbuat.

Dari hati yang paling dalam saya sangat mencintaimu.

Saya tau, saya telah membuat kesalahan yang mungkin tidak bisa dimaafkan lagi.

Beberapa hari terakhir ini saya terus berusaha untuk ingin memenangkan hatimu lagi.

Sejujurnya pertanyaan ini  selalu menghantui di dalam pikiran saya.

“Apakah saya akan membiarkan orang yang begitu menyayangi saya untuk pergi begitu saja?”

“Apakah tidak ada kesempatan lagi untuk saya untuk memperbaiki kesalahan yang telah saya perbuat?”

“Apakah pintu hatimu sudah tertutup untuk diriku?”

“ Apakah kenangan yang tercipta antara kita berdua sudah menghilang di dalam ingatanmu ?”

“Apakah begitu banyak kenangan indah yang telah kita buat bersama beberapa tahun ini, hilang karena satu kesalahan yang aku perbuat kemarin ?”

Namun jika jawabanmu adalah “IYA” dan tidak ada kesempatan lagi untuk saya untuk memperbaikinya lagi. Dan keadaan sekarang bisa membuat dirimu merasa bahagia, saya tidak bisa berbuat apa-apa lagi, Itu adalah pilihanmu, dan saya hanya bisa menerimanya dengan ikhlas dan lapang dada meskipun sejujurnya hati ini tidak rela melepaskanmu.  Jika kamu merasa bahagia, akupun ikut merasa bahagia.

Saya masih berharap engkau ada disaat hari kelulusanku, berjalan bersama di yang tempat indah, dan memenangkan perjuangan kita berdua selama ini di hari pernikahan kita berdua nanti.

Aku sangat ingin memelekmu kekasihku

Saya percaya dirimu masih mencintaiku merskipin hanya 0,1%, seandainya aku masih diberikan kesempatan lagi untuk dibukakan pintu hatimu, saya akan berusaha untuk memperbaikinya lagi dan tidak akan mengecewakan dirimu lagi, meskipun harus terbang kerumahmu sekalipun untuk bertemu denganmu.

Terimakasih kekasihku telah memberikan warna di dalam hidupku. Saya mohon maaf akhir-akhir ini telah menyibukanmu. Sebernanya saya ingin mengatakan ini lewat telepon tadi malam, namun sepertinya engkau sudah tidur.

Ini adalah pesan terakhir saya untuk dirimu, dan mungkin ini menjadi pesan terakhir yang aku kirim untuk dirimu. Sebernanya mata ini tidak berhenti meneteskan air mata untuk menulis pesan ini.

Mungkin kita berdua tidak akan bertemu lagi, tapi saya hanya ingi kamu mengetahui bahwa aku masih sangat menyayangimu.

~ Kau adalah kenangan yang terindah ~

20160504_153818j

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s